Olahraga

Virus Corona, LA Lakers Kembalikan Dana Pinjaman Sebesar Rp70 Miliar

Virus Corona, LA Lakers Kembalikan Dana Pinjaman Sebesar Rp70 Miliar

Klub NBA, Los Angeles Lakers mengembalikan pinjaman sekitar $ 4,6 juta (sekitar Rp70 miliar) kepada pemerintah Amerika Serikat. Pinjaman tersebut sebenarnya untuk usaha kecil agar bisa menyelamatkan diri dari krisi ekonomi akibat pandemi virus corona COVID19.

Lakers mengajukan proposal kepada Progam Perlindungan Gaji yang dibentuk oleh pemerintah. Namun akhirnya Lakers menyadari jika program tersebut untuk usaha kecil.

"Lakers telah memenuhi syarat dan menerima pinjaman di bawah Program Perlindungan Gaji," tulis pernyataan resmi Lakers.

"Namun begitu kami mengetahui, program dana ini berkurang, kami sudah mengembalikan pinjaman itu. Dana tersebut seharusnya digunakan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Lakers tetap berkomitmen untuk membayar gaji karyawan kami," tambahnya.

Pemain LA Lakers, Kyle Kuzma dan Anthony Davis.

Dikutip dari laman NBA, Lakers memenuhi syarat karena mereka memiliki sekitar 300 karyawan. Namun, Lakers dinilai sebagai klub terkaya di nomor dua di NBA, dengan jumlah kekayaan sekitar $4 miliar.

Sampai sejauh ini, Lakers belum melakukan pemecatan kepada karyawannya. Namun, jajaran puncak eksekutif di Lakers telah sepakat untuk dipotong gajinya sebesar 20 persen sampai awal tahun mendatang.

Selain itu, Lakers dikabarkan telah menggunakan progam kredit yang dibentuk oleh NBA.

Sementara itu, kompetisi NBA sendiri telah ditunda pada 11 Maret lalu. Dan sampai sekarang belum ada kepastian kapan akan dimulai kembali. Saat kompetisi ditunda, Lakers menempati puncak klasemen Wilayah Barat.

Matthijs De Ligt Tinggalkan Juventus dan Pulang ke Belanda

Ligue 1 Dihentikan, Bagaimana Nasib Gaji Pemain PSG?

Virus Corona, Pemain Meludah Bisa Terkena Kartu Kuning?