Politik

Bamsoet: Bangun Indonesia Unggul melalui Keterbukaan Parlemen

Bamsoet: Bangun Indonesia Unggul melalui Keterbukaan Parlemen

Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Perwakilan (DPR/MPR) Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2019 ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-74. Pada peringatan HUT DPR RI tahun ini, diselenggarakan Rapat Paripurna dengan mengambil tema ‘Membangun Indonesia Unggul Melalui Keterbukaan Parlemen’.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat menyampaikan Pidato Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2018-2019 sekaligus memimpin Rapat Paripurna DPR RI dan HUT ke-74 DPR RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8).

“Pada peringatan HUT kali ini, DPR mengambil tema ‘Membangun Indonesia Unggul melalui Keterbukaan Parlemen’. Tema tersebut merupakan refleksi dari pelaksanaan fungsi, wewenang, dan tugas DPR yang bertujuan untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan unggul di berbagai bidang kehidupan, termasuk sumber daya manusia saat ini dan masa yang akan datang melalui keterbukaan Parlemen,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Bamsoet ini menegaskan DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat dituntut untuk responsif terhadap berbagai perubahan di masyarakat. Bamsoet menjelaskan bahwa salah satu hal penting yang secara global disadari oleh parlemen di dunia adalah pemanfaatan teknologi untuk membangun komunikasi interpersonal yang lebih baik dan demokratis dengan masyarakat.

“Aspirasi dan pengaduan masyarakat yang akan disampaikan telah difasilitasi dalam berbagai bentuk, antara lain melalui surat pengaduan tertulis, kunjungan langsung masyarakat ke DPR RI atau mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi terkait, melalui pesan singkat ke nomor 08119443344, dan situs resmi Dewan yang dapat dipantau langsung dalam jaringan atau online di http://pengaduan.dpr.go.id/,” tutur Bamsoet.

Legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII ini mengungkapkan, dalam perjalanan menata kelembagaan, DPR RI selalu berusaha untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Untuk itu, DPR RI sudah memulai program Parlemen Modern sejak 2015 hingga sekarang.

“Sejumlah capaian telah berhasil diraih, akan tetapi konektivitas antara DPR dengan masyarakat yang menjadi konstituen masih perlu ditingkatkan, untuk mendorong partisipasi dalam proses pembuatan kebijakan dengan target audience yang lebih luas dengan memanfaatkan teknologi informasi,” tegas Bamsoet.

Sebelum Rapat Paripurna berakhir, Pimpinan DPR RI menyerahkan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2018—2019 kepada Wakil Ketua DPD, mantan Wakil Ketua DPR RI, perwakilan Mahkamah Konstitusi, perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan. Laporan Kinerja itu dapat diakses di http://www.dpr.go.id/akd/index/id/Kinerja-DPR-Pimpinan. Rapat Paripurna ditutup dengan pemotongan tumpeng di selasar Ruang Rapat Paripurna.