Politik

Bicara di Global Economy Outlook, Airlangga Singgung Stabilitas Politik di Masa Pandemi

Bicara di Global Economy Outlook, Airlangga Singgung Stabilitas Politik di Masa Pandemi

– Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar menghadiri webinar "Global Economy Outlook” di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Pertemuan virtual ini dihadiri lebih dari 50 duta besar (Dubes) atau perwakilannya, seperti Dubes Rusia, United Kingdom, Singapura, Uni Eropa, Kosta Rica, Afghanistan, Afrika Selatan, dan lainnya.

Pada kesempatan ini Airlangga mengatakan, peran partai politik adalah untuk memastikan kebijakan pemerintah dan jaring pengaman sosial diterima oleh rakyat.

Untuk itu, jelasnya, partai politik yang berdiri di belakang presiden akan terus menjaga soliditas dukungannya untuk membuat Indonesia dapat melewati krisis ini. Partai politk juga akan menciptakan situasi politik lebih stabil dan tidak berlarut-larut.

“Ketika Anda memiliki krisis ekonomi seperti apa yang terjadi hari ini, yang paling penting untuk dilakukan adalah keselamatan rakyat Indonesia dan terutama untuk menjaga kebutuhan rakyat terpenuhi,” ujar Airlangga.

Dia pun menegaskan, koalisi partai politik pendukung pemerintah akan menjaga soliditas dukungannya kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat melewati krisis selama pandemi Covid-19.

Airlangga juga menyebut, koalisi pemerintah saat ini sudah lebih dari 65 persen.

“Agar masyarakat terkompensasi dengan bansos sehingga mempunyai daya beli, kami memastikan bahwa Indonesia selama periode ini akan stabil secara politik,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dia mengatakan itu saat menjawab pertanyaan dari Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket.

Airlangga juga menyatakan optimismenya bila Indonesia akan melalui semua ini dengan baik.

Dubes Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar bertanya kepada Airlangga Hartarto tentang rencana pemerintah meluncurkan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).DOK. Humas Partai Golkar Dubes Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar bertanya kepada Airlangga Hartarto tentang rencana pemerintah meluncurkan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).

Selain itu , muncul juga pertanyaan dari Dubes Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar tentang rencana pemerintah meluncurkan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).

“Tentang Omnibus Law, saat ini sedang dibahas di parlemen (DPR). Pemerintah dan parlemen berusaha segera dapat menyelesaikannya,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu Airlangga menyatakan pula, pemerintah saat ini akan membuka era kenormalan baru atau new normal untuk Jakarta.

Keputusan itu dilakukan setelah melihat data perkembangan Covid-19 di ibu kota yang tidak lagi mengalami lonjakan. Pemerintah sendiri siap kembali me-restart perekonomian nasional.