Politik

Keputusan Megawati Tunjuk Ketua Baru PDIP Surabaya Diprotes

Keputusan Megawati Tunjuk Ketua Baru PDIP Surabaya Diprotes

VIVA – Pucuk pimpinan PDIP Kota Surabaya berganti dari Wishnu Sakti Buana ke Adi Sutarwijono. Awi, begitu dia disapa, ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat menjadi Ketua PDIP Surabaya menjelang Pemilihan Wali Kota Surabaya tahun 2020.

Awi ditunjuk untuk memimpin PDIP Surabaya selama lima tahun ke depan, menggantikan Whisnu Sakti Buana yang telah sukses memimpin PDIP Surabaya selama sepuluh tahun sejak 2010, berdasarkan Keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Keputusan itu dibacakan dalam Konferensi Cabang di Surabaya pada Minggu, 7 Juli 2019.

Keputusan itu sempat diprotes oleh sejumlah pimpinan anak cabang PDIP Surabaya. Aksi walk out oleh lebih dari 20 PAC mewarnai jalannya Konferensi Cabang. Mereka yang memprotes beralasan penunjukan Awi sebagai Ketua PDIP Surabaya tak sesuai dengan hasil Rapat Kerja Cabang yang digelar sebelumnya.

Mantan Sekretaris PDIP Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, berharap kepada pimpinan pusat PDIP agar dalam membuat keputusan seharusnya dengan niat untuk membesarkan partai. "Kalau [keputusan itu] tidak membesarkan partai, itu malah keliru," ujarnya kepada wartawan.

Syaifuddin menolak berkomentar tentang keputusan pimpinan pusat partainya, termasuk ketika ditanya apakah menolak atau tidak atas keputusan itu. "Saya tidak bisa komentar apa pun. Saya tidak mau komentar dalam kaitan itu (menolak atau menerima keputusan DPP PDIP)," ujarnya.

Pergantian pimpinan itu setahun sebelum gelaran Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020. Wishnu Sakti Buana juga masuk dalam bursa Pilwali Surabaya. Dia kini mendampingi Tri Rismaharini sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.