Politik

Lawan Jagoan PDIP di Depok, PKS Kerahkan Pasukan Emak-emak

Lawan Jagoan PDIP di Depok, PKS Kerahkan Pasukan Emak-emak

Proses kontestasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mulai terasa di Kota Depok, Jawa Barat. Pada ajang bergengsi itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali mengusung kadernya, yakni Imam Budi Hartono sebagai calon wakil wali kota untuk mendampingi Mohammad Idris, petahana yang diusung partai dakwah tersebut lima tahun silam.

Selain PKS, Idris dan Imam juga diusung oleh Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan kekuatan 17 kursi di DPRD Depok. Dan pada saat deklarasi kemarin, partai non parlemen, yakni Partai Berkarya juga ikut bergabung dalam koalisi yang mereka sebut Tertata Adil Sejahtera (TAS).

Dikeroyok 12 Partai, Begini Jawaban Jagoan PKS di Depok

Sedangkan dari kubu lawan, yakni PDIP mencalonkan Afifah Allia, sebagai calon Wakil Wali Kota Depok, mendampingi Pradi Supriatna calon wali kota yang diusung kembali oleh Gerindra. Pasangan ini meraih dukungan dari partai parlemen yakni Golkar, PAN, PKB, PSI dengan total 33 kursi di DPRD Depok.

Gerbong Pradi – Afifah diperkuat dengan dukungan dari sejumlah partai non parlemen, yakni  Perindo, Nasdem, PBB, Hanura, PKPI dan Partai Garuda. Total ada 12 partai yang menaruh harapanya pada pasangan tersebut.

Sosok Pradi, petahana yang sampai sekarang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok menjadi salah satu daya tarik terbentuknya koalisi besar tersebut. Sedangkan, Afifah adalah wanita pertama yang maju sebagai calon wakil kepala daerah di kota penyanggah Jakarta ini.

Kehadiran Afifah yang berlatar belakang pengusaha dan politisi itu diyakini para partai pengusung mampu menggaet kaum hawa. Menanggapi hal tersebut, PKS tak tinggal diam. Berbagai strategi telah disiapkan partai dakwah tersebut untuk mendulang suara, termasuk membidik point dari wanita.

“Kita punya program untuk perempuan dan kita punya pasukan perempuan,” kata calon Wakil Wali Kota Depok dari PKS, Imam Budi Hartono pada Sabtu 5 September 2020

Anggota DPRD Jawa Barat ini pun mengakui, dua langkah itu yang akan digunakan untuk menaklukan jagoan PDIP di Depok. “Iya kita punya program untuk perempuan, buat emak-emak. Kita juga punya pasukan khusus emak-emak,” tegasnya

Sebagai partai yang telah 15 tahun berkuasa di Depok, PKS melalui Koalisi TAS optimis mampu meraih lebih dari 60 persen suara. Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok telah membuka pendaftaran untuk para kandidat sejak Jumat 4 September 2020.

Pradi – Afifah adalah pasangan yang pertama mengajukan diri dan dinyatakan telah melengkapi berkas, kemarin. Sedangkan Idris – IBH rencananya akan mendaftar besok, Minggu 6 September 2020.