Tekno

Ayo Tebak! Skenario Mana yang Dipilih untuk Blokir Ponsel Ilegal

Ayo Tebak! Skenario Mana yang Dipilih untuk Blokir Ponsel Ilegal

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate masih menimbang-nimbang akan memakai skenario mana untuk memberantas ponsel ilegal (black market/BM) dengan memblokir International Mobile Equipment Identity (IMEI). Skenario yang dimaksud adalah whitelist dan blacklist.

Ia pun berjanji akan memutuskannya bersama seluruh operator telekomunikasi pada pekan ini. Selain itu, Johnny juga memastikan aturan blokir ponsel ilegal melalui IMEI ini tetap dilakukan pada 18 April 2020.

Menurutnya, kedua sistem ini diuji coba secara simultan oleh dua operator telekomunikasi, yaitu XL Axiata menguji sistem blacklist, sedangkan Telkomsel menguji sistem whitelist.

Untuk pengadaan alat, ia menyebut operator telekomunikasi tidak mengalami keberatan dengan nilai investasi pengadaan alat yang sudah disepakati.

"Enggak ada masalah. Operator seluler mampu mengadakan itu semuanya dan terpusat di Kementerian Perindustrian," kata dia di Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020.

Johnny melanjutkan tinggal bagaimana nanti pilihan blacklist atau whitelist dengan sedikit penambahan lagi sedikit alat. Adapun investasi yang akan digelontorkan tidak terlalu besar dan telah disepakati bersama oleh seluruh operator telekomunikasi.

"Mereka yang akan membiayai itu secara profesional," lanjutnya. Terkait hasil uji coba, Johnny belum mau mengungkapkan bagaimana hasilnya.

"Kan, nanti dilaporkan pada saat rapat. Saya sudah tahu tapi kan formalnya harus bersama-sama dengan operator seluler. Ikuti dong aturannya," papar dia.

Aturan ini akan berlaku efektif sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani tiga kementerian pada tahun lalu. "Setelah itu, sesuai dengan kesepakatan tanggal 18 April akan diberlakukan pemblokiran IMEI ilegal," tutur Johnny.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Ferdinandus Setu, menjelaskan mekanisme blacklist yang menerapkan "normally on" yang memungkinkan  ponsel legal dan ilegal mendapat sinyal.

Setelah diidentifikasi oleh sistem, maka ponsel ilegal (cloning, malformat IMEI) akan dinotifikasi untuk diblokir. Waktu untuk dilakukan blokir berbeda tergantung case-nya. Adapun mekanisme whitelist menerapkan "normally off".

Hanya ponsel memiliki IMEI legal yang dapat sinyal untuk menerima layanan telekomunikasi dari operator telekomunikasi.

Johnny juga mengklaim jika operator telekomunikasi tidak ada masalah soal pengadaan alat blokir EIR (Equipment Identity Register). "Enggak ada masalah kok. Mereka mampu mengadakan itu semuanya," klaim Menkominfo Johnny G Plate.