Tekno

iPhone 8 Tenggelam di Sungai Selama Dua Bulan, Begini Nasibnya

iPhone 8 Tenggelam di Sungai Selama Dua Bulan, Begini Nasibnya

Seorang pemilik iPhone 8 asal Inggris bernama Thayse Bussolo-Vieira (29) tidak sengaja menjatuhkan ponselnya buatan Apple itu ke Sungai Thames. Peristiwa ini terjadi pada Februari 2020 ketika dirinya sedang memberi makan angsa di pinggir sungai.

Vieira bercerita, sesaat iPhone 8 miliknya terjatuh hingga ke dasar sungai sedalam 2 meter, dirinya sempat berencana terjun ke sungai untuk mengambil ponselnya. Akan tetapi, karena saat itu arusnya lagi deras maka ia mengurungkan niatnya lantaran bisa membahayakan nyawa.

Akhirnya, Vieira meninggalkan iphone 8 miliknya yang tenggelam di Sungai Thames dengan berat hati. Tak terasa, selang dua bulan setelah peristiwa itu, ia bersama tunangannya, James Tongue, kembali berjalan-jalan di sekitar Sungai Thames tempat lokasi jatuhnya iPhone 8, dengan harapan, bisa menemukan ponsel kesayangannya.

Tak disangka, Vieira menemukan kembali iPhone 8 miliknya yang tergeletak di pinggir Sungai Thames.

"Arus sungai sangat tinggi dan kuat saat itu. Ditambah lagi hujan deras. Ternyata iPhone milik saya ikut terbawa arus dan terparkir di pinggiran sungai. Saya sangat senang bisa menemukannya," ungkap dia, seperti dikutip dari situs Ubergizmo, Senin, 6 April 2020.

Meski mengalami kesulitan untuk mengambil, namun ia berhasil meraih iPhone 8 miliknya itu. Setelah dicek, ponsel tersebut ternyata juga masih menyala dan dapat dioperasikan secara normal.

"Saya tidak percaya bisa mendapatkannya kembali, dan menakjubkan, iPhone 8 ini tidak rusak sama sekali. Saya pikir akan kehilangan ponsel beserta foto-foto penting yang ada di dalamnya, selamanya," kata Thayse Bussolo-Vieira, seraya menunjukkan wajah bahagia.

Pasangan yang akan melangsungkan pernikahan pada September tahun ini meninggalkan ponselnya dalam semangkuk beras semalaman. Lalu, menghubungkan iPhone 8 ke charger pada 27 Maret lalu.

Sebagai catatan, iPhone 8 memiliki peringkat IP67, yang berarti bahwa secara teori hanya dapat bertahan di bawah air hingga kedalaman 3 kaki dan selama 30 menit. Fakta bahwa itu bertahan selama dua bulan di kedalaman 2 meter adalah menakjubkan.