Tekno

Remaja 16 Tahun Bawa Helikopter Kirim Bantuan Medis Corona jadi Viral

Remaja 16 Tahun Bawa Helikopter Kirim Bantuan Medis Corona jadi Viral

Seorang remaja 16 tahun bernama TJ Kim membuat kagum seluruh warga Amerika Serikat (AS) karena memberanikan diri menerbangkan helikopter untuk mengirim bantuan medis seperti masker, sarung tangan, hingga alat perlindungan diri (APD) dalam menghadapi Virus Corona. Tak ayal, aksi nekatnya ini menjadi viral di negeri Paman Sam.

Kim, yang berasal dari McLean, Virginia itu menggunakan keterampilannya sebagai pilot bersertifikasi pemula untuk membawa peralatan medis kepada rumah sakit, khususnya yang berada di pedesaan.

Tugas pengiriman pertamanya dimulai pada 27 Maret kemarin. Ia mengirimkan 25 kasur tempat tidur untuk pasien di rumah sakit daerah Luray, Virginia yang ia dengar jika fasilitas kesehatan daerah pedesaan itu tidak mendapat jatah bantuan.

“Mereka menyampaikan kepada saya bahwa mereka benar-benar terlupakan. Semua orang ingin mengirim sumbangan ke rumah sakit di kota besar. Setiap rumah sakit kewalahan untuk persediaan, tetapi rumah sakit pedesaan yang benar-benar seperti dilupakan,” kata Kim, dilansir dari situs Independent, Rabu, 08 April 2020.

Dalam penerbangan terakhirnya, Kim membawa 3.000 sarung tangan, 1.000 penutup kepala, 500 penutup sepatu, 50 masker tanpa operasi, 20 pasang kacamata pelindung dan 10 botol pembersih tangan ke rumah sakit daerah Woodstock.

Namun, ia tidak bekerja sendirian setelah tempat belajarnya tutup akibat imbauan lockdown. Kim dan keluarganya berinisiatif untuk tetap aktif memberikan sesuatu kepada masyarakat di tengah krisis seperti ini. Mereka menamakan kegiatan sukarela ini dengan nama Operation SOS – Supplies Over Skies.

“Setelah saya mendarat yang bisa saya pikirkan adalah naik kembali,” kata Kim. Instruktur penerbangan pribadi, Kim, yaitu Dave Powell, mengaku takjub apa yang sudah dilakukan muridnya itu. Sementara banyak orang mengeluh karena semua kegiatannya terbatas Kim masih bisa berbuat banyak.

"Untuk TJ agar lebih peduli dengan kebutuhan orang lain dalam keadaan melankolisnya hanya menegaskan kepada saya betapa menakjubkannya pemuda ini," ujar Powell. Untuk diketahui, Kim penggemar berat olahraga bernama Lacrosse.

Ia sangat kecewa ketika sekolah harus ditutup sementara karena lockdown yang dilakukan Amerika Serikat sebagai pencegahan COVID-19. Penutupan sekolah itu juga membuat kompetisi Lacrosse yang ia ikuti di musim ini harus berakhir lebih awal. Kim bercita-cita untuk masuk akademi Angkatan Laut dan menjadi pilot militer.

Laporan: Abdulah Saputra