Bisnis

Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal 2022 Harus Lebih Akurat

Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal 2022 Harus Lebih Akurat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah meminta pemerintah merumuskan desain asumsi Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2022 yang lebih tepat dan akurat.

Menurutnya, hal ini penting mengingat perekonomian domestik ke depan masih akan menghadapi tantangan yang cukup berat. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi tahun ini yang diproyeksi akan mengalami tekanan yang luar biasa.

"Dalam ketidakpastian ekonomi di akibat kondisi pandemi COVID-19, tentunya pemerintah perlu membuat langkah-langkah taktis agar ekonomi bisa segera berputar. Di sisi lain, keuangan negara juga harus aman dan dapat meningkatkan confident level pasar," kata Said dalam keterangan tertulisnya, Selasa 27 April 2021.

9 Pos Penyekatan Mudik Disiapkan di Pintu Masuk Kota Semarang

Untuk itu, Said berharap bahwa upaya kebijakan pemerintah harus diarahkan agar perekonomian bisa kembali bangkit dan pulih. Mengacu pada Undang-undang No. 2 tahun 2020 tentang Perppu No. 1 tahun 2020, pemerintah memiliki tiga tahun anggaran untuk membuka defisit APBN lebih dari tiga persen PDB.