Bisnis

PPKM Darurat, Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Turun 89,5%

PPKM Darurat, Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Turun 89,5%

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada pelaksanaan PPKM Darurat, menerapkan pengetatan pemeriksaan syarat perjalanan. Sesuai dengan ketentuan, pelaku perjalanan dalam negeri dari dan menuju Pulau Jawa & Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura I  Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto, langkah ini dilanjutkan sampai dengan tanggal 25 Juli 2021 sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 53 Tahun 2021. Perpanjangan PPKM darurat tetap memberlakukan persyaratan-persayaratan yang sudah berlaku sebelumnya dan ditambah juga dengan syarat-syarat lainnya.

"Pelaku perjalanan orang/penumpang dengan keperluan aktivitas bekerja di sektor esensial dan kritikal dengan menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat atau Surat Perintah Tugas dari Pimpinan Instansi setingkat Eselon II," kata Hardi.

Kemudian, lanjutnya, pelaku perjalanan orang/penumpang dengan keperluan mendesak, yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang, dan keperluan mendesak lainnya.