Internasional

Mayoritas Kasus Baru COVID-19 di Uni Eropa adalah Varian Delta

Mayoritas Kasus Baru COVID-19 di Uni Eropa adalah Varian Delta

Badan Pengendalian Penyakit Uni Eropa menyatakan varian Delta COVID-19 yang sangat menular bisa mencapai 90 persen dari kasus virus corona baru di kawasan itu, Rabu 23 Juni 2021. Lembaga kesehatan Uni Eropa itu  mendesak negara-negara anggota untuk memacu vaksinasi.

Sementara varian Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris adalah jenis dominan yang sekarang beredar di Uni Eropa, yang diperkirakan akan berubah dengan cepat, kata Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa.

"Sangat mungkin bahwa varian Delta akan beredar luas selama musim panas, terutama di kalangan individu yang lebih muda yang tidak ditargetkan untuk vaksinasi," kata Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Andrea Ammon, seperti dilansir dari CNA, Kamis 24 Juni 2021.

Varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India, lebih menular daripada varian lainnya. "Bahwa pada akhir Agustus akan mewakili 90 persen kasus baru di UE," kata Andrea.