Kesehatan

5 Alasan Keringat Mengucur walau Tidak Berolahraga

5 Alasan Keringat Mengucur walau Tidak Berolahraga

, Jakarta - Jika Anda berkeringat saat berolahraga, bahkan saat melakukan yoga, itu hal yang wajar. Namun bagaimana jika Anda berkeringat ketika Anda sedang duduk untuk makan atau saat berbicara dengan orang baru?

Seorang dokter keluarga di Westmed Medical Group di Yonkers, New York, Nicholas Pantaleo mengatakan, "Berkeringat adalah respons tubuh untuk mengontrol suhu tubuh".

Menurutnya, saat suhu tubuh memanas, sebuah pesan dikirim ke otak untuk tubuh menyesuaikan diri, yaitu dengan berkeringat. Saat berkeringat, penguapan keringat mendinginkan tubuh, katanya, dilansir dari Livestrong.

Maka tidak heran apabila Anda berkeringat karena kepanasan atau saat berolahraga. tetapi ada saat-saat ketika tubuh menghasilkan keringat yang membuat Anda keheranan. Berikut ini mungkin alasan dari keringat Anda tersebut.

1. Masalah kehidupan sehari-hari

Anda stres tentang proyek kerja yang dituntut oleh bos Anda harus beres dalam hitungan jam. Atau mungkin sahabat Anda baru saja mendapat kabar baik dan Anda berdua dengan semangat melakukan video call. Semua emosi ini dapat meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga Anda mulai berkeringat, kata Dr. Pantaleo.

Meskipun demikian, berkeringat (yang mengganggu) itu sendiri dapat menjadi pemicu stres yang menyebabkan Anda lebih banyak berkeringat. Dan siklus ini terus berlanjut.

"Mengontrol kecemasan dapat membantu dalam situasi ini, terutama teknik relaksasi yang mengurangi kecemasan," kata Dr. Pantaleo.

2. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan keringat berlebih.

“Orang dengan hiperhidrosis biasanya berkeringat sekitar empat sampai lima kali lebih banyak daripada orang lain,” kata Dr. Pantaleo.

Menurut International Hyperhidrosis Society, mereka yang menglaminya akan terasa seperti keringat yang tidak terkendali, dapat terjadi dengan sendirinya atau akibat kondisi medis yang akan dijelaskan pada poin berikutnya. Pengalaman ini paling sering dimulai sebelum usia 25 tahun, sering muncul di tangan, kaki atau ketiak dan periode berkeringat terjadi setidaknya seminggu sekali.

Adapun pengobatan yang efektif untuk hiperhidrosis, termasuk antiperspiran tertentu dan prosedur non-invasif permanen. Namun tetap, konsultasikanlah hal ini dengan dokter.