Kesehatan

Gangguan Kecemasan Tak Terkendali Bisa Kurangi Gairah Seks

Gangguan Kecemasan Tak Terkendali Bisa Kurangi Gairah Seks

, Jakarta - Kecemasan ternyata dapat memengaruhi gairah seks, ini terjadi karena tubuh secara otomatis berhenti memikirkan kebahagiaan atau kesenangan lain. Gangguan kecemasan membuat tubuh mengalihkan pikiran pada rencana-rencana menghindari hal yang sedang dicemaskan.

Dilansir dari Bustle, Seorang Psikoterapis, Dr. Jamie Goldstein Psy.D mengatakan, ketika seseorang sedang mengalami kecemasan yang aktif, tubuhnya berhenti merespon apapun yang tidak terlalu dibutuhkan saat itu, termasuk seks. Kondisi demikian, dapat dikatakan sebagai respon tubuh dalam menghadapi rasa cemas.

Respon tersebut juga muncul karena otak tengah bertindak untuk memikirkan bagaimana cara melanjutkan kehidupan. Selain itu, tubuh yang merasa cemas dapat memengaruhi produksi hormon terkait gairah seks.

“Tubuh Anda yang cemas memprioritaskan pembuatan hormon stres seperti kortisol dengan mengorbankan hormon seks seperti estrogen, progesteron, dan testosteron,” kata Erica Zellner, Instruktur Kesehatan di Medical Provider Parsley Health.

Hormon-hormon tersebut memiliki kendali dalam mengatur tingkat libido atau gairah seks dalam tubuh. Seseorang yang sedang mengalami gangguan kecemasan, memproduksi hormon estrogen, progesteron, atau testosteron dalam jumlah lebih sedikit. Kondisi hormon inilah yang memengaruhi keinginan seks seseorang.

Selain kondisi hormonal tubuh, kecemasan juga turut memberikan perasaan tak nyaman dan kurang rileks. Menurut Kepala Terapis Seks Aplikasi Konseling Hubungan Lasting, Lynda Martin LMFT, kecemasan dapat memengaruhi kesiapan tubuh dalam melakukan hubungan seks. Hal ini dilakukan tubuh karena rasa cemas yang hadir hanya akan membuat penderitanya memikirkan tumpukan kewajiban, bahkan kecemasan dapat membuat seseorang merasa tidak puas, tidak nyaman, hingga rasa sakit ketika berhubungan seks.

Bila gangguan kecemasan terus-menerus mendiami tubuh, bukan hal yang tidak mungkin bila tingkat libido akan menurun secara perlahan dan hilang. Semakin sedikit kepuasan seks yang dirasakan ketika rasa cemas melanda, maka akan semakin tidak ingin melakukan seks di kemudian hari.