Kesehatan

Pemanfaatan UV-C untuk Nonaktifkan Virus Corona

Pemanfaatan UV-C untuk Nonaktifkan Virus Corona

, Jakarta Sejak diumumkan status pandemi Covid-19 pada Maret 2020, hingga saat ini tak ada yang tahu kapan kondisi ini akan berakhir. Angka positif terus bertambah di Indonesia hingga sudah melampaui 300 ribu kasus.

Melihat fakta bertambahnya jumlah kasus Covid-19, masyarakat tentunya khawatir virus ini bakal menyebar lebih luas. Oleh karena itu, perlu upaya secara mandiri maupun dalam komunitas agar kita dan orang-orang di sekitar kita terhindar dari virus penyebab Covid-19 ini.

Selain rutin menerapkan protokol kesehatan, upaya desinfeksi baik di rumah maupun di area publik perlu dilakukan. Nah, ada rekomendasi desinfeksi yang efektif dan cepat, yaitu menggunakan teknologi UV-C dari Signify.

Pencahayaan UV-C Signify terbukti efektif melemahkan virus penyebab Covid-19 dalam hitungan detik, hal ini telah divalidasi melalui uji coba di Laboratorium Nasional untuk Penyakit Infeksi Emerging (NEIDL), Universitas Boston, Amerika Serikat.

"Kami bekerja sama dengan NEIDL Universitas Boston untuk melakukan uji coba paparan lampu UV-C Signify terhadap virus SARS-CoV-2. Hasilnya, 99% virus tersebut tidak lagi terdeteksi setelah penyinaran selama 6 detik dengan dosis 5 mj/cm2," jelas Burhan.

Berdasarkan data penelitian tersebut, ditetapkan juga penggunaan dosis 22 mj/cm2 akan memungkinkan pengurangan virus hingga 99,9999% dalam waktu 25 detik.

Sebelum membahas lebih jauh tentang lampu UV-C, ada baiknya kita pahami dengan singkat mengenai sinar UV-C. Commercial Operations Leader Signify Indonesia, Burhan Noor Sahid, menjelaskan bahwa sinar UV-C merupakan salah satu dari sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari.

Meski termasuk dalam kategori cahaya tidak tampak, sinar UV-C ini berbahaya untuk mata dan kulit. Untungnya, sinar UV-C ini tidak bisa menembus ke bumi karena disaring oleh atmosfer bumi kita.

Namun, ternyata  sinar UV-C efektif dalam menguraikan DNA mikroorganisme, sehingga bakteri atau virus tidak lagi dapat bereproduksi dan menyebabkan penyakit dengan menginfeksi manusia. Signify sebagai pemimpin global industri pencahayaan, telah berpengalaman selama lebih dari 35 tahun dalam inovasi teknologi UV-C yang handal dan senantiasa mengedepankan keamanan pengguna.

"Keamanan pengguna merupakan salah satu prioritas utama kami. Produk UV-C kami secara efektif memanfaatkan sinar UV-C dalam melawan virus, bakteri, spora, dan mikroorganisme penyebab penyakit lainnya. Produk UV-C kami telah memenuhi Pedoman Keselamatan UV-C yang diterbitkan oleh Global Lighting Association, yang mencakup standar internasional seperti IEC 62471 dan standar keselamatan fotobiologis, sehingga aman jika digunakan sesuai dengan petunjuk," jelas Burhan saat berbincang dengan tim Liputan6.com.

Dari sejumlah inovasi UV-C yang dikembangkan Signify, salah satu rekomendasinya adalah Philips UV-C Disinfection Desk Lamp. Lalu seperti apa keunggulan produk yang diperuntukkan untuk customer residential ini?

1. Desinfeksi Efektif