Nasional

Dua Tahun Pandemi, Kota Serang Belum Punya Tempat Isoman COVID-19

Dua Tahun Pandemi, Kota Serang Belum Punya Tempat Isoman COVID-19

Pandemi COVID-19 telah masuk tahun kedua. Ironisnya, hingga kini, Kota Serang yang masuk kedalam level 4 PPKM Darurat, belum juga memiliki tempat khusus bagi pasien isolasi mandiri (isoman). Alasannya, jika semua biaya ditanggung ke Pemkot Serang, mereka keberatan.

Pemkot Serang mengaku tengah meminta bantuan biaya dari Pemprov Banten, namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya. Jika sudah diberi bantuan dana, rumah susun (rusun) Margaluyu, di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akan digunakan sebagai tempat isoman.

"Sebenarnya kami sudah bekerjasama dengan pemprov yang di Margaluyu, hanya memang belum ada tindak lanjut dari provinsi, bagaimana bisa membantu sarana dan prasarana. Karena kalau dibebankan ke pemerintah kota kayanya agak berat, ya mudah-mudahan provinsi bisa membantu," kata Wali Kota Serang, Syafrudin, Rabu, 21 Juli 2021.

Wali Kota mengakui ketiadaan tempat isolasi mandiri pasien COVID-19 ini menyebabkan banyak pasien isoman yang meninggal di rumah, karena terbatasnya akses ke perawatan medis, berupa obat maupun oksigen. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk melapor ke Satgas COVID-1-19 terdekat masih rendah.

Penyebab lainnya, kapasitas rumah sakit yang sudah kolaps dan tidak mampu lagi menampung pasien COVID-19.

"Kalau kita hitung yang tidak dilaporkan masyarakat itu banyak sekali, sebab banyak sekali yang meninggal. Hanya memang tidak dilaporkan oleh masyarakat, positif atau tidak, karena mereka memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing karena di rumah sakit sudah over load," ujar Syafrudin