Nasional

Kasus Covid-19 di Sebagian Daerah Belum Turun, Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Sebagian Daerah Belum Turun, Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

JAKARTA, - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, berdasarkan kinerja data Covid-19, kemungkinan di sebagian provinsi atau kabupaten/kota, kasus Covid-19 masih akan terus bertambah.

"Dari kinerja data bahwa, kita meyakini di sebagian provinsi bahkan mungkin di sebagian kota kasus ini masih bergerak, menjadi semakin banyak," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Oleh karenanya, Yuri meminta, masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan saling mengingatkan satu sama lain.

"Kita sudah waktunya untuk saling mengingatkan sudah waktunya berupa supaya saling melindungi, agar pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan dengan efektif, patuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Yuri mengatakan, apabila masyarakat kompak dan konsisten dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19, pemutusan rantai penularan dapat terkendali dengan cepat.

"Kita sudah membuktikan di banyak provinsi bahwa yang sudah terkendali, oleh karena itu, yakin kita bisa melaksanakan ini," pungkasnya.

Adapun hingga Senin (6/7/2020), berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, ada penambahan 1.209 kasus baru Covid-19.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 64.958 kasus.

Dalam data yang sama, terdapat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, yakni Jawa Timur sebanyak 308 kasus baru, DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru.

Kemudian, Jawa Tengah sebanyak 127 kasus baru, Jawa Barat sebanyak 126 kasus baru, dan Sulawesi Selatan sebanyak 84 kasus baru.

Sementara itu, terjadi penambahan 814 pasien sembuh dari virus corona atau Covid-19, sehingga total jumlah pasien sembuh dari Covid-19 menjadi 29.919 orang.

Selain itu, tercatat ada 70 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total jumlah pasien meninggal dunia mencapai 3.241 orang. Lebih lanjut, ada 455 Kabupaten/Kota di 34 provinsi sudah terdampak Covid-19.