Nasional

Munas Ikatan Alumni Trisakti, Azis Syamsudin Mencuat Jadi Caketum

Munas Ikatan Alumni Trisakti, Azis Syamsudin Mencuat Jadi Caketum

Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA USAKTI) akan menggelar musyawarah nasional atau munas ke-IV dengan protokol kesehatan di tengah pandemi pada Sabtu, 23 Januari 2021. Sejumlah nama bermunculan sebagai calon Ketua Umum IKA USAKTI seperti Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin.

Ketua Steering Committee, Samuel Wilhelm Amanupunnjo, menyampaikan tim sukses Azis Syamsuddin sudah datang ke kantor panitia dengan membawa surat dukungan. "Saat ini ia merupakan calon ketua umum yang paling mengemuka," kata Samuel, dalam keterangannya yang dikutip Jumat, 22 Januari 2021.

Menurut dia, Azis maju sebagai caketum dengan membawa 9 dukungan dari ikatan alumni fakultas dan pascasarjana. Syarat ini sesuai karena dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKA-USAKTI minimal didukung 3 ikatan alumni fakulas atau pascasarjana. "Surat dukungan akan disampaikan dalam munas untuk bisa di setujui oleh sidang," ujarnya.

Pun, Ketua Umum IKA-USAKTI, Saidu Solihin menyampaikan dengan usia 36 tahun, IKA USAKTI akan berupaya berkembang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia. Ia bangga sebagai alumni Trisakti. Alasannya, alumni Trisakti tersebar di seluruh dunia dan kualitasnya diakui. "Di antara alumni Trisakti adalah Wakil Ketua DPR M. Azis Syamsuddin," sebut Saidu.

Azis memang tercatat pernah menempa ilmu sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Trisakti. Politikus Golkar itu juga dikenal sebagai seorang aktivis dan pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum.

Terkait pelaksanaan munas, Saidu mendukung tetap digelar secara daring lantaran masih pandemi COVID-19. Maka itu, ia meminta alumni Trisakti juga bisa mendukung program pemerintah seperti menyukseskan program vaksinasi COVID-19 Sinovac.

Menurutnya, dengan vaksinasi, maka sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. "Jangan ragu-ragu lagi, ayo semua kita melakukan vaksinasi," tutur Saidu.

Dengan agenda pemilihan ketum, munas diharapkan bisa menentukan figur yang memiliki pengalaman organisasi dan punya visi dan misi kuat. Ini penting demi kemajuan almamater kampus Trisakti. Sosok ketua umum nanti juga harus bisa mempersatukan kekuatan alumni.

Meski melalui daring, dalam munas panitia munas tetap hadir secara fisik. Namun, panitia wajib jalani rapid test untuk mengurangi risiko penularan COVID-19. Untuk para peserta nanti adalah perwakilan pengurus ikatan alumni dari fakultas, jurusan atau prodi, dan pascasarjana.

“Alumni Trisakti harus mengabdi dan berkarya di seluruh lini kehidupan masyarakat," ujar Saidu.