Politik

Ilham Aidit ke KAMI: Kalau Mau Nyapres 2024, Tak Perlu Angkat Isu PKI

Ilham Aidit ke KAMI: Kalau Mau Nyapres 2024, Tak Perlu Angkat Isu PKI

Putra mendiang Ketua CC Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit, Ilham Aidit, menyinggung Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) yang diinisiasi oleh Din Syamsuddin hingga Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo cs.

Dalam acara ILC bertajuk 'Idiologi PKI Masih Hidup?', Ilham mengatakan PKI tidak mungkin akan bisa hidup lagi. TAP MPRS Nomor 25 tahun 1966 sudah final mengikat melarangnya. Kalau pun ada yang membuat, Ilham yakin tidak akan ada yang berani juga.

Justru yang dia lihat, persoalan PKI terus dimunculkan lantaran masalah politik. Walau perdebatannya di tahun 2020 ini tidak sepanas saat tahun-tahun lalu. Tapi ia menilai, ada yang ingin menggunakan isu ini untuk maju dalam pilpres tahun 2024 mendatang.

"Kalimat saya sederhana saja buat kawan KAMI ini. Kalau mau nyapres, cawapres ya sudah ikutan pemilu saja ntar 2024 nggak usah kowar-kowar macam-macam, kalau mau jelas bikin partai saja jelas jalur konstitusional, tapi nggak usah ngangkat-ngangkat lagi soal isu PKI untuk jalan 2024 nanti," kata Ilham, dalam diskusi ILC, Selasa malam 29 September 2020.

 Cucu-cucu Pahlawan Revolusi dan Elite PKI Bicara soal Sejarah

Dalam diskusi tersebut, juga dihadiri Sekretaris Badan Pekerja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan.

Ilham mengatakan, bisa saja pernyataannya tersebut dibantah oleh KAMI. Namun ia yakin, dalam koalisi tersebut ada yang ingin memanfaatkan isu PKI untuk melenggang ke Pilpres 2024. Siapa orangnya, ia tidak menyebutkan.

"Apapun pembelannya saya pikir agendanya jelas untuk 2024 dan saya enggak akan menyebutkan siapa saja orangnya di sana karena semua orang tahu siapa ini siapa itu," katanya.