Tekno

SPBU Shell Mulai Tersedia di Kota Kecil

SPBU Shell Mulai Tersedia di Kota Kecil

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Shell pertama kali ada di Indonesia pada 2005, yakni di Jakarta. Kehadirannya seolah jadi angin segar bagi para pemilik kendaraan, yang membutuhkan bahan bakar minyak berkualitas tinggi.

Meski harganya lebih mahal dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan pelat merah, namun sampai saat ini bisnis SPBU Shell masih terus berjalan, bahkan juga berkembang ke beberapa kota lain.

Konsep yang ditawarkan Shell pada awalnya menarik bagi konsumen, karena mereka juga bisa mendapatkan layanan pembersihan kaca, mengisi angin ban dan membeli jajanan di toko kecil yang tersedia.

Setelah 15 tahun hadir di kota-kota besar di Indonesia, kini SPBU Shell mulai tersedia di beberapa kota kecil, seperti Karawang, Cirebon, Tuban, dan Jombang.

Berbeda dengan yang ada di Jakarta dan Bandung, SPBU di Jombang dan Cirebon menggunakan desain modular dengan luas area 1.000-1.300 meter persegi dan kapasitas volume BBM 4-6 kilo liter per hari.

Secara total, kini mereka telah memiliki 137 SPBU yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur serta Sumatera Utara. Angka itu naik 27 persen dari tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak 108 SPBU.

Dari seratusan SPBU itu, 16 di antaranya merupakan investasi Shell bersama mitra pengusaha daerah yang bergabung dalam program Shell Dealer Owned Dealer Operated atau DODO.

Melihat mulai pulihnya kondisi perekonomian masyarakat Indonesia dan naiknya angka penjualan kendaraan bermotor, Shell Indonesia optimistis tahun ini jumlah serta wilayah SPBU bisa menjadi lebih banyak lagi.

“2021 akan menjadi tahun yang penting bagi Indonesia untuk melakukan pemulihan ekonomi. Untuk itu, Shell mengajak para pengusaha daerah bersama-sama menggerakkan roda perekonomian daerah dan berkontribusi dalam membangun ekonomi Indonesia melalui bisnis SPBU,” ujar Head of Dealer Network Shell Indonesia, Agung Saputra melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Jumat 8 Januari 2021.